POLL

Setelah Lulus SMP, Tujuan kamu adalah
 

Kamu Perlu Tahu

Logo Kampus Vincentius
vincentius
article thumbnail

  Makna Logo: · Sebuah pohon dengan 3 buah cabang. Kampus Santo Vincentius yang kokoh bersatu sebagai tempat untuk mendidik generasi muda · 3 cabang dengan 3 lingkaran d [ ... ]


Kamera In Action

  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera

Sekitar Kita

Kreatif
22/09/2016 | vincentius
article thumbnail

Menumbuhkan Kreatifitas Anak   Semua orangtua ingin anaknya kreatif dan pandai. Kreativitas tidak muncul tiba-tiba, tetapi tahap demi tahap tumbuh dari pengalaman sehari-hari sejak usia dini. Salah [ ... ]


KIDS MOMENT WITH PARENTS
21/10/2015 | vincentius
article thumbnail

KEGEMBIRAAN KAMI DALAM KEGIATAN KIDS MOMENT WITH PARENTS KB – TK SANTO VINCENTIUS SABTU, 17 OKTOBER 2015
Pada hari Sabtu, 17 Oktober 2015 KB – TK Santo Vincentius melakukan kegiatan Kids Moment [ ... ]


Other Articles
"Get the Flash Player" "to see this gallery."

KEBUN PENDIDIKAN ST.VINCENTIUS

Peningkatan mutu pendidikan merupakan suatu masalah yang menuntut perhatian dan dalam rangka mempersiapkan lulusan pendidikan untuk memasuki era globalisasi yang penuh tantangan dan ketidakpastian, diperlukan rancangan kurikulum yang dapat memenuhi kebutuhan nyata lapangan. Pendidikan sebagai upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa pada hakekatnya adalah usaha untuk menyiapkan peserta didik agar dapat memainkan peran dimasa yang datang. Pendidikan memiliki posisi yang strategis dalam meningkatkan kualitas manusia Indonesia baik menyangkut kehidupan spiritual, intelektual, maupun kemampuan terutama dikaitkan dengan tuntutan pembangunan yang menempatkan manusia sebagai subjek atau perilaku maupun obyek atau sasaran pembangunan (Sardiman, 1990).

Sekolah merupakan wadah dasar pendidikan bagi masyarakat yang mempunyai peranan penting dan sangat besar pengaruhnya terhadap anak-anak didik. Oleh karena itu untuk mewujudkan kesadaran lingkungan pada anak didik, dan memberikan wadah bagi anak untuk mendapatkan pengalaman nyata dalam berinteraksi dengan lingkungan maka  Yayasan Adi Bhakti berupaya untuk selalu menambah sarana dan prasana yang dibutuhkan, maka pada tahun 2007 sekolah mulai memanfaatkan kebun pendidikan St.Vincentius yang berlokasi di Kampung Sawah. Suatu tempat yang, asri, ramah lingkungan, kebun sekolah ini diharapkan dapat mendorong anak didik untuk mengenali dan menerapkan cinta lingkungan.

Kebun pendidikan St.Vincentius ini memiliki Luas sekitar 460000m2, memiliki 2 kolam besar yang digunakan untuk pemeliharaan ikan mujair dan tempat bercocok tanam padi. disekitar itu juga ada kebun yang berisi berbagaimacam tumbuhan seperti jagung,singkong,rambutan, mangga,dll (sekitar 50 jenis tanaman). Banyak tanaman yang dapat diajarkan kepada peserta didik bagaimana menanam, dan merawat tanaman tersebut.

Kegiatan anak didik di kebun pendidikan akan jauh lebih interaktif dan menarik dibandingan dengan kegiatan belajar mengajar yang diadakan pada kelas formal. Selain lebih interaktif, siswa dapat mempraktekan apa yang diajarkan secara langsung. Mereka dapat langsung berinteraksi dengan alam sekitarnya dan menumbuhkan kesadaraan akan lingkungan dalam diri anak didik.

Untuk selalu menambah koleksi tanaman maka pihak Yayasan selalu mencari tanaman jenis-jenis tertentu yang dapat digunakan untuk pendidikan. Akan tetapi Karena lahan pada Kebun yang cukup terbatas,maka pada pertengahan 2009 Yayasan Adi Bhakti mulai membangun Kebun pendidikan St.Vincentius yang Kedua. Kebun yang kedua ini di bangun juga dikampung sawah tepatnya di Purigading. Kebun yang memiliki Luas sekitar 2000m2 ini diharapkan dapat melengkapi kekurangan pada Kebun Pendidikan St. Vincentius yang pertama.

Dengan dibangunnya Kebun-kebun pendidikan tersebut semoga peserta didik dapat semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan sekitar, seperti misi dari sekolah St.Vincentius dan sekolah Ursulin lainnya yaitu "menanamkan kecintaan pada budaya, bangsa, dan tanah air Indonesia dengan menghargai pluralitas budaya dan agama, serta membangun kepedulian terhadap sesama dan alam ciptaan". Semoga dengan terujudnya hal itu maka masa depan untuk anak-anak didik kita, Dunia ini menjadi lebih teduh dan bersahabat.