POLL

Setelah Lulus SMP, Tujuan kamu adalah
 

Kamu Perlu Tahu

Logo Kampus Vincentius
vincentius
article thumbnail

  Makna Logo: · Sebuah pohon dengan 3 buah cabang. Kampus Santo Vincentius yang kokoh bersatu sebagai tempat untuk mendidik generasi muda · 3 cabang dengan 3 lingkaran d [ ... ]


Kamera In Action

  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera

Sekitar Kita

PSB2018
06/10/2016 | vincentius
article thumbnail

Untuk Informasi Lebih Lanjut silahkan Hubungi Kami. Form Pendaftaran TK dapat di Download disini. Form Pendaftaran SD dapat di Download disini. Form Pendaftaran SMP dapat di Download disini.  [ ... ]


ID Card
30/09/2014 | vincentius
article thumbnail


Other Articles
Internet Sehat

Orang Tua, Remaja dan Internet

Di kalangan remaja, dewasa ini remaja tidak asing lagi dengan istilah cakupan internet, seperti: e-mail, browsing, chatting, FB (Facebook), Twitter website, blog, dan sebagainya.Dunia Internet bukan lagi hal yang asing bagi mereka, Tiap menit mereka bisa mengaksesnya dengan mudah, melalui Handphone, Laptop, Komputer rumah, atau Warnet yang sudah menjamur di setiap tempat.
Dalam dunia pendidikan remaja juga memanfaatkan teknologi internet, baik di sekolah maupun lembaga formal dalam kegiatan belajar atau pembuatan tugas-tugas sekolah atau kuliah. Melalui internet mereka dapat memperoleh informasi yang di dalamnya hampir dapat dikatakana tidak ada batasnya, baik informasi di bidng agama, seni, politik, pendidikan, maupun film bahkan situs pornografi, kekerasan, rasialisme, perjudian, ataupun berita-berita yang menyesatkan.
Arus perkembangan teknologi ini bagaimanapun tidak mungkin dibendung. Kita tidak mungkin mengurung anak di rumah dengan menyediakan berbagai fasilitas. Adalah salah jika melarang anak untuk berkenalan dengan teknologi dan internet, karena bagaimanapun anak butuh bergaul dengan dunia luar melalui teknologi.
Untuk mengurangi atau  mencegah dampak negative dari Teknologi ini maka pentingnya peranan semua pihak, khususnya orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka dan membekali anak menghadapi perkembanga teknologi internet. Kita seharusnya memberikan edukasi kepada anak tentang bagaimana menyikapi perkembangan teknologi yang sangat cepat untuk digunakan secara positif. Kita juga harus mengawasi setiap aktivitas anak di internet.
Disini kami mencoba berikan beberapa tips dan beberapa software untuk orang tua yang dapat mencegah atau minimalisir dampak degatif dari teknologi internet,  antara lain :
1.  Pilihlah penyedia layanan internet (ISP) yang menawarkan parental control. Banyak ISP yang menanamkan kontrol ini yang bisa diakses oleh orang tua. Pakailah dengan baik untuk memblokir situs-situs dewasa yang tak sepantasnya diakses anak-anak.  Atau beberapa Program antivirus seperti Kaspersky Internet security (KIS) memiliki fitur parental control yang dapat memblok situs-situs yang tidak pantas untuk anak.
2.    Buatlah Aturan. Kebebasan yang tak ada batasnya dalam kegiatan online akan membawa dampak buruk bagi anak-anak. Akan lebih baik jika Anda membuat aturan mengenai lamanya waktu online dan situs-situs apa saja yang boleh atau tidak boleh mereka kunjungi. Anda bisa membicarakannya dulu dengan mereka, termasuk membicarakan mengenai konsekuensi jika mereka melanggar aturan tersebut. Pasang aturan itu di dekat komputer agar mereka selalu ingat.
3.    Ajarkan Mereka Untuk Melindungi Privasi. Anak-anak tidak sepenuhnya sadar mengenai konsekuensi mengumbar informasi-informasi pribadi. Nah, tugas Anda-lah untuk membuat anak-anak tahu mengenai sejumlah tindakan seperti:
a.    Jangan pernah memberikan nama, nomer telepon, alamat email, alamat rumah, sekolah atau foto tanpa ijin Anda.
b.    Jangan pernah membuka email dari orang yang tidak dikenal.
c.    Jangan merespon pesan yang mengganggu.
d.    Jangan bertemu dengan orang yang dikenal melalui internet.
4.    Jangan membiarkan anak Anda memakai komputer di kamar pribadi, tempatkanlah komputer di tempat umum. Hal ini akan memudahkan Anda untuk memonitor penggunaannya.
5.    Jadilah Sahabatnya. Anjurkan anak Anda untuk memberitahu Anda jika mereka menjumpai hal-hal yang membuatnya tak nyaman. Yakinkan dia bahwa Anda tidak akan berlebihan, menyalahkannya atau melarangnya berinternet ria.
6.    Maksimalkan Browser Anda. Apabila  anda tidak memiliki Program yang memiliki parental control , Anda masih memiliki opsi aman dalam berinternet di browser Anda. Misalnya jika Anda memakai Internet Explorer, program Content Advisor bisa Anda jumpai di Tools > Internet Options > Content. Ia akan menyaring bahasa, seks dan kekerasan yang ada di internet. Atau Anda  mengatur Mesin Pencari Anda / Search engine seperti Google menawarkan penyaringan yang bisa diklik di Preferences/SafeSearch Filtering. Saat ia diaktifkan, ia mampu memblokir situs yang memuat konten seksual.
7.    Kenali Situs yang Aman untuk Usianya, anda bisa mencari situs-situs yang cocok untuk usia anak Anda dengan konten yang bervariasi seperti tentang film, musik, sejarah, ilmu pengetahuan, dan lain-lain.
8.    Tambahkan Program-Program yang bisa anda Download disini untuk anda install di komputer yang sering digunakan anak anda. Program-Program ini memiliki kemampuan untuk menyaring dan membatasi waktu penggunaan internet anak anda.
Semoga dengan Pengawasan yang baik dari kita selaku orang tua maka kita dapat menjaga anak kita dari pengaruh buruk dari teknologi Internet.
(Diambil dari beberapa Sumber di Internet)