POLL

Setelah Lulus SMP, Tujuan kamu adalah
 

Kamu Perlu Tahu

Logo Kampus Vincentius
vincentius
article thumbnail

  Makna Logo: · Sebuah pohon dengan 3 buah cabang. Kampus Santo Vincentius yang kokoh bersatu sebagai tempat untuk mendidik generasi muda · 3 cabang dengan 3 lingkaran d [ ... ]


Kamera In Action

  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera

Sekitar Kita

ID Card
30/09/2014 | vincentius
article thumbnail


Kreatif
22/09/2016 | vincentius
article thumbnail

Menumbuhkan Kreatifitas Anak   Semua orangtua ingin anaknya kreatif dan pandai. Kreativitas tidak muncul tiba-tiba, tetapi tahap demi tahap tumbuh dari pengalaman sehari-hari sejak usia dini. Salah [ ... ]


Other Articles
Bulan Purnama

SUPERMOON

Antara Astrologi dan Astronomi

Istilah SuperMoon diciptakan oleh pertama kali oleh Richard Nolle seorang peramal (Astrologi) pada tahun 1979. Supermoon didefinisikan sebagai: Bulan Penuh atau Purnama yang terjadi ketika Bulan berada dalam titik terdekat dengan Bumi dan Bumi, Bulan dan Matahari dalam keaadan sejajar.
Istilah Supermoon tidak diterima secara luas masyarakat khususnya dalam astronomi yang lebih suka memakai istilah Perigee syzygy. Perigee adalah titik dimana Bulan lebih dekat dengan bumi, dan syzygy adalah Bulan penuh atau Bulan Purnama, ketika Bumi, Bulan dan Matahari dalam keadaan sejajar, Meskipun tidak sejajar sempurna setiap kalinya, syzygy mungkin terjadi dalam waktu maksimum 12 jam dari perigee selama supermoon, dan 1 jam dari perigee selama supermoon ekstrim.
Bulan purnama di perigee (titik terdekat dengan bumi) 12% lebih besar dan lebih terang daripada rata-rata bulan purnama. Namun perbedaan ini biasanya tidak terlihat pada pengamatan biasa.

Supermoon dalam Astrologi sering di kaitkan dengan Bencana Alam yang dahsyat, Bahkan Richard Nole berpendapat "Kurang lebih 3 hari sebelum atau sesudah Supermoon terbentuk maka bumi tunduk terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan aktivitas gunung berapi karena peningkatan gravitasi bulan. Seperti Gempa bumi dan tsunami yang baru saja terjadi di jepang  atau pada tahun 2004 gempa dan tsunami yang meluluh lantahkan aceh dan sekitarnya.

Dijepang Gempa yang terjadi pada tanggal 11 maret 2011 berdekatan dengan Supermoon yang terjadi pada tanggal 19 Maret. Di Indonesia atau tepatnya samudera Hindia gempa disusul Tsunami yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 berdekatan juga dengan Supermoon yang terjadi pada 10 januari 2005.

Namun Keterkaitan Supermoon dengan Bencana alam yang terjadi seperti yang beredar didunia maya segera di tampik oleh para astronom. Mereka, para astronom tidak melihat adanya korelasi yang jelas antara supermoon dan Gempa Bumi, atau bencana alam lainnya. Kedekatan Bulan terhadap Bumi hanya bisa di pastikan bahwa mempengaruhi Pasangnya air laut. Pengaruh lain adalah meningkatnya aktivitas seismik dan gunung berapi, tapi efeknya sangat kecil sekali. Bahkan Sumber dari NASA (National Aeronautics and Space Administration ) mengatakan bahwa Super dalam Supermoon hanyalah karena penampakannya agak lebih Dekat itu saja tidak lebih.

Berikut ini adalah daftar dari masa lalu dan prediksi akan datang Supermoon :
1.  November 10, 1954
2.  November 20, 1972
3.  Januari 8, 1974
4.  26 Februari 1975
5.  2 Desember 1990
6.  Maret 8, 1993
7.  Januari 10, 2005
8.  12 Desember 2008
9.  30 Januari 2010
10. 19 Maret 2011
11. November 14, 2016
12. 2 Januari 2018
13. 21 Januari 2023
14. November 25, 2034
15. 13 januauri 2036

Terlepas dari bencana alam yang akan terjadi, Memandang dan menikmati Supermoon akan menambah Rasa Cinta kita kepada Sang Pencipta mungkin itu adalah yang terbaik untuk kita dari pada sekedar takut akan apa yang akan terjadi.

 

Sumber : Wikipedia & Kompas

{jcomments on}