POLL

Setelah Lulus SMP, Tujuan kamu adalah
 

Kamu Perlu Tahu

Logo Kampus Vincentius
vincentius
article thumbnail

  Makna Logo: · Sebuah pohon dengan 3 buah cabang. Kampus Santo Vincentius yang kokoh bersatu sebagai tempat untuk mendidik generasi muda · 3 cabang dengan 3 lingkaran d [ ... ]


Kamera In Action

  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera
  • Tertangkap Kamera

Sekitar Kita

KIDS MOMENT WITH PARENTS
21/10/2015 | vincentius
article thumbnail

KEGEMBIRAAN KAMI DALAM KEGIATAN KIDS MOMENT WITH PARENTS KB – TK SANTO VINCENTIUS SABTU, 17 OKTOBER 2015
Pada hari Sabtu, 17 Oktober 2015 KB – TK Santo Vincentius melakukan kegiatan Kids Moment [ ... ]


ID Card
30/09/2014 | vincentius
article thumbnail


Other Articles
sejarah mie instant

MIE INSTANT 

 

Momofuku Ando Penemu Mie instant

Momofuku Ando Penemu Mie instant

Siapa yang tidak suka makan Mie? Mie disukai  anak-anak sampai orang dewasa. Rasanya yang gurih dan bentuknya seperti cacing membuat sensasi makan yang berbeda dari makanan lainnya. Selain rasa dan sensasi yang berbeda satu lagi yang menjadi keunggulan dari mie yaitu cara penyajian yang mudah dan cepat oleh sebab itu dinamakan dengan nama Mie instant. Cukup seduh sebentar lalu tunggu 3 menit kemudian kita bisa langsung menikmati hidangan mie dengan beraneka macam rasa.  Tetapi Tahukah kamu Sejarah bagaimana Mie instant yang kamu nikmati sampai sekarang ini tercipta? 

Mie Instant diperkenalkan pertama kali di Jepang pada tahun 25 Agustus 1958. Pada masa itu Jepang mengalami Krisis pangan akibat dari kekalahannya pada perang Dunia ke-2. Mentri Kesehatan Jepang saat itu meminta rakyat jepang untuk mengkonsumsi roti yang terbuat dari tepung terigu yang dipasok oleh Amerika Serikat. Adalah Momofuku Ando seorang pemilik pabrik garam Nissin Food yang pada saat itu menentang kebijakan pemerintah pada saat itu. Menurutnya mengapa rakyat didorong untuk makan roti bukan Mie yang lebih familiar dengan masyarakat jepang. Lalu Tanggapan dari pemerintah adalah bahwa perusahaan-perusahan mie nasional terlalu kecil dan tidak stabil untuk memenuhi pasokan. Dan inilah yang menjadikannya inspirasi untuk memproduksi mie sendiri. 

Momofuku Ando yang memiliki karakter pantang menyerah itu mempunyai keyakinan bahwa “Perdamaian akan datang ke dunia ketika semua orang cukup makan”. Atas keyakinan inilah ia mencoba meramu mie yang berbeda dengan yang lainnya, Mie yang mudah diolah dan cepat disajikan. Pada awalnya Mie itu digoreng dan dikeringkan untuk menjaganya agar tahan lebih lama. Lalu di tambahkan kuah ayam untuk melengkapi rasanya. Hasil Eksperimen itu tidaklah berjalan mulus. Pada awalnya mie ini seperti menjadi barang mewah karena harganya 6 kali lipat dari mie tradisional rakyat jepang pada saat itu. 

Lalu sering dengan eksperimen dan percobaan yang dilakukan terus menerus dan pengamatannya pada cara orang memakan mie dibelahan dunia yang lain, Momofuku Ando pada tahun 1971 memperkenalkan dan memasarkan  Mie Gelas pertama didunia. Mie ini dibungkus dalam wadah polystyrene yang tahan air, sehingga untuk menikmatinya kita cukup dengan menuangkan air panas kedalamnya. 

Ketika harganya turun secara drastis, bisnis mie instant menjadi bisnis yang meledak. Sampai pada tahun ini Mie instant buatan Momofuku Ando yang diproduksi oleh Nissin Food Products,co.Ltd masih dijual dijepang dengan harga sepertiga lebih murah dari mie yang dibuat direstoran jepang. 

Menurut jajak pendapat Jepang pada tahun 2000, mie instan adalah penemuan Jepang paling penting abad ini. Karaoke datang kedua, bahkan Compact Disc hanya diurutan Kelima. Pada 2008, sekitar 94000000000 porsi mie instan dimakan di seluruh dunia setiap tahun.Cina mengkonsumsi 45000000000 paket mie instan per tahun, atau 48% dari dunia, Indonesia mengkonsumsi 14 milyar, Jepang 5,1 miliar. Per kapita, orang Korea Selatan jumlah tertinggi makan mie instan, 69 paket per tahun.

mmm.....

mmm.....

Di Indonesia sendiri Supermie mulai dikenalkan pada tahun 1970an. Lalu ditahun-tahun berikutnya “Indomie” dan “Sarimie” mulai dipasarkan. Tiga nama mie instan ini di produksi oleh Indofood Sukses Makmur., salah satu perusahaan mie terbesar didunia yang di miliki oleh Sudono Salim.

Mie Instant Sering dikritik karena tidak sehat dan menjadi salah satu Junk Food (Makanan Sampah), karena dalam satu bungkus mie instant tinggi karbohidrat dan rendah serat dan vitamin dan mineral. Dan juga seringkali dalam mie instant mengandung jumlah sodium/natrium  yang sangat tinggi.  Di Amerika saat ini menetapkan batas toleransi konsumsi sodium/natrium untuk orang dewasa dan anak-anak diatas 4thn adalah 2.400 mg/hari. Tetapi beberapa merk mie instant memiliki lebih dari 3.000 mg natrium dalam satu bungkusnya, walaupun pada kenyataannya pada kemasaan tercetak tidak lebih dari 1160 mg . Mie Instant juga memiliki kadar MSG yang terbilang cukup tinggi.  Zat lain yang menjadi kekhawatiran adalah Dioxin dan zat hormone lain yang secara teori bisa terekstrak dari kemasan dan lem yang digunakan untuk kemasan mie instant.  Oleh karena itu banyak organisasi kemanusian meminta perubahan dalam kemasan mie instan, tetapi hal ini belum pernah terjadi di Negara kita. 

Walaupun sering dikrikitik banyak orang sebagai makanan yang tidak menyehatkan, penemunya sendiri Momofuku Ando sendiri menyarankan untuk mengkonsumsi Mie instant buatannya setiap hari agar memiliki umur yang panjang. Momofuku sendiri akhirnya wafat karena gagal jantung pada 5 Januari 2007 diusianya yang ke 96 tahun. 

Diambil dari berbagai sumber.

{jcomments on}